PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Optik, Fisika, Persepsi Visual

Aberasi Kromatik

chromatic aberration

Ringkasan Singkat

Aberasi kromatik adalah cacat pada gambar yang dibentuk oleh lensa, di mana cahaya dengan panjang gelombang berbeda dibiaskan pada tingkat yang berbeda, menyebabkan warna yang berbeda difokuskan pada jarak yang berbeda dan menghasilkan pinggiran berwarna.

Aberasi kromatik adalah cacat pada gambar yang dibentuk oleh lensa kaca sederhana, yang dihasilkan dari fakta bahwa cahaya dengan panjang gelombang pendek dibiaskan pada tingkat yang lebih besar daripada cahaya dengan panjang gelombang panjang.

Fenomena ini menyebabkan warna yang berbeda difokuskan pada jarak yang berbeda, sehingga gambar memiliki pinggiran berwarna. Misalnya, tepi objek putih mungkin tampak memiliki warna merah atau biru. Aberasi kromatik dapat dikoreksi dengan penggunaan lensa akromatik, yang dirancang khusus untuk meminimalkan efek ini dengan menggabungkan lensa dari berbagai jenis kaca. Cacat ini merupakan pertimbangan penting dalam desain optik, terutama untuk instrumen seperti kamera dan teleskop. Ini juga disebut kesalahan kromatik.

Diagram Aberasi Kromatik

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychological Association. (n.d.). Chromatic Aberration. In APA Dictionary of Psychology. Retrieved from https://dictionary.apa.org/chromatic-aberration
  • Hecht, E. (2017). Optics (5th ed.). Pearson.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback